- Maya Angelou
Kita semua memiliki impian besar dalam kehidupan kita.
Akan tetapi tidak semua apa yang kita cita-citakan selalu berhasil sesuai
dengan yang kita inginkan. Setidaknya pada tingkat tertentu semua orang pasti
pernah merasa gagal. Reaksi kita terhadap kegagalan sangat berpengaruh pada
semangat dan cara kita berupaya setelahnya. Simaklah 5 uraian berikut perihal
kegagalan:
1. Kegagalan bukanlah akhir dari segalanya
Tidak semua orang dapat menerima kegagalan yang
dialaminya secara baik. Sering kali orang-orang merasa putus asa dan patah
semangat. Saat mengalami kegagalan, Anda mungkin saja akan kecewa. Namun hal
yang paling penting ialah mengelola emosi Anda sedemikian rupa agar Anda mampu
melihat kegagalan Anda secara proporsional dan menempatkannya pada perspektif
yang benar. Bila Anda tidak berhasil dalam suatu hal yang sedang Anda upayakan,
itu tidak berarti bahwa semua kesempatan Anda telah berakhir. Lihatlah hal-hal
yang telah Anda lakukan juga hal-hal yang seharusnya Anda lakukan tetapi belum
Anda lakukan. Evaluasilah cara Anda, lakukan perbaikan, dan bersiaplah bagi
kesempatan yang akan datang.
2. Ketidak berhasilan tidak selalu berarti kegagalan
Ketidakberhasilan dan kegagalan memiliki makna yang
berbeda dalam beberapa hal. Bila Anda tidak berhasil dalam mengupayakan
sesuatu, itu berarti bahwa Anda hanyalah sekadar tidak berhasil dalam upaya
tersebut. Itu tidak berarti bahwa Anda adalah orang yang gagal. Jangan memberi
cap negatif pada diri Anda sendiri bahwa Anda adalah orang yang sial, lemah,
atau tidak pandai hanya karena Anda belum berhasil mencapai sesuatu yang Anda
inginkan. Sesungguhnya, kegagalan Anda hari ini tidak memiliki pengaruh apa-apa
terhadap keberhasilan Anda di masa yang akan datang, kecuali Anda membiarkan
perasaan negatif Anda melemahkan semangat Anda untuk berhasil. Jadikanlah
kegagalan Anda sebagai batu pijakan untuk berhasil di kemudian hari.
3. Kegagalan akan menjadikan Anda lebih baik
Salah satu cara keliru dan berpotensi mengakibatkan
kegagalan ialah anggapan bahwa Anda sendirilah yang paling hebat dan punya
segala kemampuan untuk mencapai impian Anda. Karena dengan bersikap demikian,
Anda telah menutup seluruh pintu bagi masukan dari pihak lain demi peningkatan
kinerja dan peluang untuk berhasil.
Kegagalan memberi Anda kesempatan untuk melakukan
introspeksi, perubahan, serta peningkatan kualitas diri. Melalui kegagalan,
Anda akan lebih memahami makna dan nilai dari keteguhan tekad, kegigihan,
kesabaran, dan sikap penerimaan. Oleh karena itu, saat Anda mengalami
kegagalan, berusahalah untuk melihatnya dari sudut pandang sebaliknya.
Pertimbangkanlah kemungkinan adanya pengaruh buruk bagi kepribadian Anda,
seandainya saja Anda tidak pernah gagal dan selalu berhasil dalam setiap
pengejaran Anda.
4. Masalah waktu
Kesabaran diperlukan untuk mencapai keberhasilan.
Kadang-kadang diperlukan waktu lebih lama daripada yang Anda harapkan. Bila
cita-cita Anda tidak tercapai pada waktu yang Anda inginkan, itu tidak berarti
bahwa Anda tidak akan pernah mencapainya, asalkan Anda tetap bertahan pada arah
yang benar dengan segenap daya upaya yang Anda kerahkan untuk meraihnya.
Kegagalan dalam satu bidang tidak menutup peluang Anda untuk berhasil dalam
bidang lainnya. 'Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda' adalah ungkapan penuh
harapan bagi mereka yang tidak pernah kehilangan daya juang untuk meraih impian
besar mereka.
5. Kegagalan dan takdir
Saat Anda mengalami kegagalan, berhati-hatilah agar Anda
tidak terburu-buru menyimpulkannya sebagai takdir kehidupan Anda. Anggapan bahwa
segala sesuatunya dalam kehidupan Anda telah digariskan sebelumnya akan
melemahkan nilai pentingnya berikhtiar. Pemahaman akan takdir secara mutlak
seperti itu akan meniadakan otoritas serta tanggung jawab pribadi Anda atas
kehidupan Anda sendiri. Ingatlah bahwa Anda telah dikaruniai berbagai
kemampuan, akal budi, serta kearifan untuk Anda gunakan sebagai amanah dalam
memperjuangkan kehidupan Anda di bumi ini.
Kerahkanlah seluruh kecerdasan dan daya upaya yang Anda
miliki untuk meraih keberhasilan. Teruslah berjuang, dan setelah Anda melakukan
segala sesuatu yang terbaik dalam batas kemampuan Anda untuk meraih
keberhasilan, tetapi Anda masih saja belum berhasil meraih impian Anda,
terimalah hal itu sebagai kehendak Ilahi bagi kehidupan Anda. Belajarlah darinya
dan petiklah nilai-nilai serta pelajaran berharga dari pengalaman tersebut.
Nilai-nilai tersebut pasti bermanfaat demi kebaikan hidup Anda selanjutnya.
Bila Anda menanganinya secara benar, tidak ada kegagalan yang tidak akan
mengangkat kehidupan Anda
Reff : https://keluarga.com







